Ghost Writer

Kebanyakan orang mungkin sudah tau apa itu ghost writer. Profesi sebagai “penulis tanpa nama” ini belakangan kembali ngehits. Karena apa? Banyak entertainer yang notabene nggak bisa nulis, ujug-ujug kepingin punya buku. Kepingin ada buku yang tertulis nama mereka sebagai author. Bukan kepingin menulis, ya. Catat.

Sebetulnya sah-sah saja jika ada seseorang yang mau memiliki karya berupa tulisan yang dibukukan. Asaaaall.. isinya berupa kisah mereka yang ditulis oleh penulis lain (tercantum namanya), atau mereka sendiri yang menulis dengan sebisa mereka. Toh di situlah fungsi adanya editor. Mengedit.

Kemarin, saya baru saja dapat pesan via whatsapp yang menanyakan apakah saya bersedia menulis biografi. Ketika saya tanyakan siapa subjek yang mau dibukukan kisahnya, orang ini tidak langsung menjawab, melainkan menanyakan fee menulis. Lalu setelah saya beri tau berapa fee yang saya biasa dapatkan dari menulis dan/mengedit buku, lantas si pengirim pesan ini akhirnya mau jujur.

Ia adalah seorang mahasiswa S2 jurusan komunikasi di salah satu universitas cukup tenar di Jakarta. Rumahnya di kawasan elit di Kelapa Gading. Ternyata, ia mendapat tugas dari dosen untuk membuat biografi tentang dirinya sendiri sebagai salah satu syarat kelulusannya. Namun, entah karena kurang pede, kurang waktu, or simply kurang bertanggung jawab dengan tugas yang diberikan, ia menempuh jalur “cepat”. Yup, “why not i hire a ghost writer?”

Dengan penuh kesopanan saya tolak tawarannya. Saya coba beri solusi untuk “masalah”nya itu. Dan Alhamdulillah dia ngerti. Mengerti kalau hasil itu bukan yang utama, melainkan prosesnya. Mengerti meski klise, hasil karya sendiri selalu lebih baik. Mengerti kalau sesuatu yang baik (menuntut ilmu kan baik, ya?) tidak akan baik lagi akhirnya kalau disertai dengan kebohongan-kebohongan seperti mencari ghost writer.

Maaf ya kepada ghost writer yang bertebaran di mana-mana. Kalau saya sih personally akan jauh lebih tenang dunia akhirat kalau menerima tawaran mengedit tulisan seseorang (meski tulisannya jelek banget), ketimbang dapat uang banyak dengan menjadi penulis bohongan untuk seseorang. Tapi kembali lagi, semua terserah Anda.

Ps. Fee saya mengedit tulisan nggak mahal-mahal amat, kok. Daripada menggaji ghost writer mahal2, mending sini saya yang editin tulisan orisinil kalian 😜😚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s